Tuesday, October 02, 2007

Wimax

Pengertian dan Teknologi Wi MAX

WiMAX ( Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi Nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh.

Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika Wi-Fi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI ( European Telecomunications Standars Intitute ) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.

Pada Wi-Fi sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua, dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi, yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses. Sedangkan MAC pada WiMAX menggunakan metode akses yang berbasis algoritma penjadualan ( Scheduling algorithm ). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepad kualitas layanan ( Quality of Service ) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada Wi MAX dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperolah sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.

Keuntungan bagi operator:

- Menghemat investasi perangkat, karena jangkauan Wi-max yang lebih luas (30-50km) dengan tingkat kompatibilitas yang lebih tinggi
- Pasar yang lebih luas karena Wi-max mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau teknologi kabel

Keuntungan bagi pengguna:

- Biaya penggunaan yang lebih murah
- Stabilitas koneksi yang lebih baik (sebaik menggunakan fixed line) karena Wi-max dapat melayani pengguna baik kondisi lurus tanpa halangan (line of sight) ataupun tidak (non-line of sight).


Tapi ternyata untuk peng-aplikasian teknologi wi-max masih ada beberapa sandungan. Pemerintah kita memiliki peraturan "penggunaan perangkat WBA yang bekerja di frekuensi 5GHz membutuhkan izin frekuensi yang hanya bisa didapatkan oleh operator telekomunikasi."

Selain faktor regulasi, keterbatasan Wi-max adalah masih terbatas dan mahalnya perangkat-perangkat dan media pendukung Wi-max. Selain itu, karena masih dalam taraf penelitian, banyak alat yang kinerjanya belum teruji dan bersertifikat forum wi-max.


Dengan kondisi dan situasi yang seperti ini, sepertinya waktu yang dibutuhkan sampai kita bisa menikmati Wi-max di Indonesia bisa jadi masih cukup lama.

Wednesday, May 30, 2007

(I've choose) Never stop to learn

Saya belajar,
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya.
saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai..

Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun
kepercayaan dan hanya
beberapa detik saja untuk menghancurkannya. ...

Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan
banyak hal dan kami
selalu
memiliki waktu terbaik...

Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang
yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta
orang yang begitu
perhatian pada saya...

Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau
dipisahkan oleh jarak
yang jauh, Beberapa diantaranya melahirkan cinta
sejati....

Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....

Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya....
dan untuk itu saya harus memaafkannya. ..

Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan
orang lain...
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah
terus-menerus. ..

Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus
bertanggung jawab untuk apa yang saya telah
akukan..

Saya belajar
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda...

Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki
tapi yang penting adalah siapa saya ini
sebenarnya.. .

Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di
dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya
ingin sakit hati...

Saya belajar
bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan
emosi atau sikap dan
emosi itu yang menguasi diri saya...

Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan
berarti saya harus benci
dan berlaku bengis....

Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat
perpisahan dengan orang
yang saya cintai...

Saya belajar,*
*bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering
diambil segera dari
kehidupan saya...

Saya belajar,
bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang pernah
saya lakukan dan hidup
untuk masa depan, bukan terus-menerus melihat ke
masa lampau..

Saya belajar,
bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus
diberi dan dimengerti..

Saya belajar,
bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita
butuhkan, dan kita harus berlapang dada
menerimanya. .

Saya belajar,
bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang saya
punya..

Saya belajar,
bahwa dengan berterima kasih pada Yang Maha Kuasa,
maka Ia akan memberi rahmat lebih banyak lagi..

Saya belajar,
bahwa saya harus tidak boleh berhenti belajar... *

(by Eman Putra)

Wednesday, May 02, 2007

Full House - Korean Dorama

Ini serial drama korea pertama yang gw liat. Seruuu abisss, dan karenanya gw jadi addicted sama korean dorama :)
Ceritanya tentang Han Ji-eun (Song Hye-kyo) yang hidup sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya. Karena rumah tersebut memiliki makna khusus, oleh ayah si Ji-eun rumah tersebut diberi nama "Full House".

Alkisah dua temannya yang culas suatu hari berbohong dengan mengatakan Han Ji-eun dapat hadiah wisata exclusive ke LN (China) dengan akomodasi yang super, ditunjukkan juga bukti tiket pesawatnya aja kelas 1 gitu loh...
Dengan rada bingung si Han Ji-eun akhirnya terpaksa pergi juga. Nah di pesawat inilah si Han Ji-eun pertama kali ketemu dengan Lee Young-jae (Rain), seorang aktor yang sedang naik daun.
It wasn't a great impress for Young-jae about
Han Ji-eun, karena dia kena muntahan Ji-eun bo!! (maklum pertama kali naek pesawat n makannya rakus banget hehehe).

Nah, kisah baru dimulai tatkala Han Ji-eun menyadari ternyata dia dibohongin. Di China, bukannya hotel mewah plus jalan-jalan n makan enak, doi malah kesusahan. Untung aja ada Yu Min-heok (Kim Sung-su) yang nolong doi, sehingga minimal ada tempat buat tidur lahhh... (walo makan n jalan-jalannya tetep aja susah).
Dengan nama Min-heok inilah, akhirnya si
Han Ji-eun bisa pinjem duit ke Young-jae buat balik ke Korea (ngaku-ngaku punya kisah di masa lalu sama si Min-heok hahaha).

Setiba kembali di Korea, Han Ji-eun bingung banget... Ternyata rumahnya dah dijual sama temen-temennya yang nakal itu ke Lee Young-jae. Wak waaaawww... sia-sia tinggal di rumah itu sambil nyari tau kemana kaburnya temen-temennya, akhirnya Han Ji-eun diusir keluar.

Karena keukeuh gak mau pergi, siang malem tetep bertahan di teras "Full House", besoknya dia sakit. Dengan terpaksa Young-jae mengurus Han Ji-eun n akhirnya lewat beberapa trik, Young-jae malah mempekerjakan Han Ji-eun sebagai pembantunya. (Han Ji-eun sih mau-mau aja, yang penting punya tempat tinggal n makan gratis.

Awalnya hubungan
Han Ji-eun dan Lee Young-jae bener-bener kaya Tuan dan hamba. Si Young-jae enak aja nyuruh Han Ji-eun begini-begitu. Tapiii..lama-kelamaan Young-jae n Ji-eun jadi saling care. Termasuk waktu Young-jae curhat masalah Gang Hye-won (Han Eun-jun), temen kecil (yang ditaksirnya). - That's why Ji-eun tau diri banget gak mau terlalu nunjukin kalo dia suka sama Young-jae.

Someday ada satu party mereka berempat dateng semua. Di acara tersebut, si Young-jae jelas-jelas ditolak sama Hye-won. Karena harga dirinya, akhirnya Young-jae malah mendeklarasikan ke publik kalo dia lagi in a relationship sama Ji-eun.

Sejak saat itu, akhirnya Ji-eun dan Young-jae terikat satu kawain kontrak, dimana salah satu kondisi yang ditawarin ama Young-jae, Ji-eun bakal dapetin rumahnya kembali setelah 6 bulan kawin kontrak tersebut.

Begituuu..beginiiii... lama-lama keduanya saling suka, tapi sama-sama egois dan jaim buat nunjukinnya.
Salah satu adegan-adegan yang gw sukain adalah saat mereka sering nongkrong ngeliatin laut di belakang "Full House". Indaahhhh..banget...


Lewat beberapa kisah, kayaknya pemandangan itu yang bikin mereka jadi satu, walau banyak cobaan yang mendera karena akhirnya kisah cinta mereka berkembang jadi cinta segi-empat..tapi full house juga yang mendamaikan mereka.

Akhirnya, setelah mereka saling menyadari perasaan masing-masing, Ji-eun dan Young-jae bisa bersatu juga...
Hhhh.. what a happy ending story :)

Manusia Wajib

Manusia menurut motivasinya bekerja:

1. Org yg bekerja demi uang ini biasanya orang-orang yg free survive, orang yg kondisinya masih pas-pasan.

Karakter orang ini biasanya dia akan melakukan apa saja utk memenuhi kebutuhannya. dan kalau dia sudah melakukan pekerjaannya kemudian tidak mendapat "haknya" maka dia akan marah bahkan gak segan sampai adu jotos.

Org seperti ini diistilahkan sebagai manusia perut karena yg dilakukan tujuannya hanya sebatas utk memenuhi kebutuhan perut (pejabat yang menghalalkan segala cara utk mendapatkan sesuatu seperti korupsi dan sebagainya bisa masuk dalam kategori ini hehehe).

2. Orang yang sudah survive

Orang yang masuk golongan ini sudah lumayan. Urusan uang gak terlalu pusing lagi, dia sudah mulai bisa menabung dan memiliki dana pendidikan dan kesehatan.

3. Orang yang professional

Kalau sudah dalam tingkatan ini, orang sudah tidak lagi mengejar-ngejar uang, tapi sebaliknya, uang yang mengejar dia.

Biasanya teman-teman yang expert dalam bidang tertentu sudah merasakan hal seperti ini, istilahnya sudah menjadi simatupang (siang malam tunggu panggilan) dan ujung-ujungnya dapat duit:)

4. Manusia hati

Jika seseorang sudah sampai tingkatan ini, uang bukan menjadi tujuan. Saat bekerja mau dibayar ataupun tidak, bukan lagi menjadi masalah.

5. Manusia bermakna

Manusia jenis ini dalam melakukan sesuatu tidak lagi berfikir apa yg akan dia dapatkan tetapi bagaimana dia bisa memberi manfaat untuk masyarakat dan lingkungannya. Walaupun tidak mendapat apa-apa, orang yang masuk golongan manusia bermakna ini tidak segan untuk berbagi ilmu, pengalaman bahkan uangnya.

Cak Nun mengistilahkan manusia bermakna ini dengan sebutan manusia wajib. maksudnya, kita merasa perlu

ada orang ini dan merasa sangat kehilangan ketika orang ini tidak ada.


Kita berada dimana???
Mudah-mudahan bukan termasuk manusia perut.

Imam Ali RA. salah seorang cendekiawan muslim mengatakan, kalau dalam kepala kita yg terpikir hanya urusan perut, maka derajat kita tidak lebih tinggi dari yg ada didalam perut.

(Disadur dan di edit dari postingan Hasbi Qasim – Milis Tangan di Atas)

ANTARA BURUNG, CACING DAN MANUSIA

Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan
materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing. Kita lihat burung
tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang
sebelumnya kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan.

Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa
membawa makanan buat keluarganya, tapi kadang makanan itu cuma cukup buat
keluarganya, sementara ia harus "puasa". Bahkan seringkali ia pulang tanpa
membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus
"berpuasa".

Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan karena tidak
punya "kantor" yang tetap, apalagi setelah lahannya banyak yang diserobot
manusia, namun yang jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang
berusaha untuk bunuh diri.

Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan
kepalanya ke batu cadas. Kita tidak pernah melihat ada burung yang
tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Kita tidak pernah melihat ada
burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya. Kita
lihat burung tetap optimis akan rejeki yang dijanjikan Allah SWT.

Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan
merdunya. Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu
waktu berada diatas dan dilain waktu terhempas ke bawah. Suatu waktu
kelebihan dan dilain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan dan dilain
waktu kelaparan.

Sekarang marilah kita lihat hewan yang lebih lemah dari burung, yaitu
cacing.

Kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang
layak untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan,
tanduk atau bahkan mungkin ia juga tidak mempunyai mata dan telinga. Tetapi
ia adalah makhluk hidup juga dan, sama dengan makhluk hidup lainnya, ia
mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati.

Tapi kita lihat , dengan segala keterbatasannya, cacing tidak pernah putus
asa dan frustasi untuk mencari rejeki . Tidak pernah kita menyaksikan
cacing yang membentur-benturkan kepalanya ke batu.

Sekarang kita lihat manusia. Kalau kita bandingkan dengan burung atau
cacing, maka sarana yang dimiliki manusia untuk mencari nafkah jauh lebih
canggih.

Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah
dari burung atau cacing ? Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh
diri menghadapi kesulitan yang dihadapi ? padahal rasa-rasanya belum pernah
kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa.

Sumber : Tidak Diketahui

Wednesday, April 18, 2007

CDMA vs GSM

Kalo ditanya berapa sih pengeluaran per bulan untuk pulsa, biasanya aku selalu menjawab sekitar 100-150k (selama bekerja di di kantor baru) soalnya cuma buat sms-an atau telpon yang bener-benerrrr penting.
Tapi itu cerita lalu, beberapa bulan belakangan, angka itu menurutn drastis, jadi cuma sekitar 50k aja. (masih jauh lebih boros karena di kantor lama, pemakaian pulsa sebulan maksimal 20k hehehe)

Awalnya, waktu di kantor baru ini, bener-bener keteteran untuk keep in touch dengan teman-teman. Soalnya no. telpon yang di phonebook rata-rata nomer HP (baca: GSM), sementara nggak dapet fasilitas telpon HP/inlok dari kantor.
Tapi karena tuntutan bathin (ngejaga silaturahmi ceritanya), pake pulsa sendiri jadilah!!

Banyak faktor sih yang bikin penggunaan pulsa jadi lebih hemat;
yang pertama telpon yang bener-benerrr penting (berdasarkan tinjauan yang sangat subjektif) udah jauh berkurang
kedua, kadang i leave my handphone at home, jadi gak bisa dipake telpon
ketiga, nah ini yang enak banget, beberapa temen mulai "menduakan" GSM - uhuyyy-
Artinya, bisa me-maksimalkan fasilitas telpon lokal nih...

Nb: Ada yang ngarep tulisan ini berbau techy gak yaaa?
/me takut ada yang sakit hati
*kaburrr*
:P

Tuesday, April 17, 2007

Tips ber-bajaj dengan aman

Sebagai orang Jakarta, pasti bete banget deh kalo dibilang mirip bajaj...
Soalnya selain punya makna negatif secara fisik (liat aja tuh mulutnya maju banget kan?), kendaraan imut berwarna orange ini juga udah menjadi semacam momok jalanan...

Penyebabnya, biar kecil tapi si bajaj ini udah punya image "cuma dia ama Tuhan yang tau dia mau belok kemana". Wong gak punya sen, tapi suka melakukan manuver-manuver atraktif nan tidak terlalu ergonomis gitu dehhh...

Nah... mengingat kondisi seperti itu, berikut tips buat yang berminat naik bajaj:

1. Jangan tersenyum manis saat menyetop bajaj

2. Tawarlah ongkos sesuai dengan tujuan. Jgn menawar Tukang Bajaj-nya atau bajajnya.

3. Cobalah ramah sedikit kepada Tukang Bajaj sebelum menawar, ajak komunikasi sebentar supaya keliatan lebih manusiawi sebelum tanya ongkos, contoh: Pagi Pak/Bang,udah makan belum?? Tadi keluar jam berapa dari rumah?? Udah lama narik bajaj?? Rute terjauh sampe mana Pak??Setorannya

berapa?? Penghasilannya berapa?? dsb....!! Kalo perlu ajak duduk berdua, ngobrol di belakang biar supir merasakan juga jadi penumpang. Ini berguna utk mengetahui jam terbang dan pengalamannya.

4. Jangan pernah minta duduk di depan bareng supir atau jangan juga duduk di depan bajajnya.

5. Bila bawa HP.. matikan saja, jgn harap anda bisa mendengar dering HP.
Dan bila dipasang vibrate juga percuma krn "vibrate" bajaj jauh lebih dahsyat bisa mungguncang sekujur tubuh anda bahkan sampai anda turun pun Vibrate Bajaj masih terasa, cukup utk 2 hari. (buat yg masih kuliah/sekolah sebaiknya jgn sering-sering naik bajaj... nanti tulisannya jelek).

6. Bila terasa panas di dalam, mintalah agar kap bajaj dibuka semua biar banyak anginnya (bajaj cabriolet/roadster alias tanpa kap).

7. Carilah bajaj baru keluaran tahun 2007 (terbaru/uptodate) dengan stir di kiri (bajaj import/build up) agar lebih cepat sampe tujuan krn sudah dilengkapi dengan Turbo Boost, Superchip, Power Window, Central Lock, Air Bag dan supirnya pake dasi, kemeja + celana Icuk Sugiarto(pendek & sexy).

8. Carilah supir yg pendek agar pemandangan ke depan cukup jelas tetapi akan lebih jelas lagi bila tidak ada supirnya.

9. Utk mereka yg pacaran, keuntungan naek bajaj :
supirnya tidak dengar perbincangan kita, kelemahannya :pacar kita juga nggak dengar apa yg kita bicarakan, jadi gunakan saja "bahasa tubuh" selama perjalanan.

10. Jgn lupa bawa kertas + pulpen utk tulis alamat jelas serta belokannya bila salah arah, langsung kasih catatannya atau bawa juga pengeras suara Mesjid kalo supirnya "Buta Huruf"(begitu liat huruf langsung buta).

11. Tutup pintu bajaj, krn bila terbuka, orang akan mengira anda adalah kenek bajaj.

12. Untuk cukup nyaman, cari bajaj keluaran Blue Bird-jaj atau kalo mau bajaj dgn tarif lama cari bajaj keluaran Citra-jaj atau Gamya- jaj atau HIBA-jaj.

13. Jangan menyetop bajaj secara mendadak karena dgn kemudi yg sangat power steering akan membahayakan kendaraan di belakangnya.

Segitu dulu aja Tips Bajaj. Mudah2xan ada gunanya buat kita semua.
Untuk mereka yg "Bajaj Mania" alias pengguna "Bajaj Sejati" sering-seringlah periksa pendengaran anda ke Dokter THT bila perlu ajak Dokter anda naek bajaj bareng sehingga kalian bisa saling kontrol satu sama lain.

Wednesday, February 21, 2007

Geleng kepala

Sebagai seorang biker (tepatnya bonceng-er sih), sudah pemandangan sehari-hari melihat jalanan macet serta ulah pengguna jalan untuk men-cheat situasi demi melewati beberapa meter "peluang" yang tersedia. Walau biasanya biker nekad yang menjadi pelaku utama, nggak jarang juga "cowboy" bermobil ikut ambil bagian.
Kalo ngeliat motor naik ke trotoar (yang mungkin dianggap tol gratisan hehehe) sampai kadang mengganggu pejalan kaki, atau mobil yang sok mungil mo nyelip ke jalur nyelesep (bagian kecil "sisaan" mobil, paling kiri jalan, yang biasanya digunakan oleh motor - istilah gw sendiri, red), biasanya sadar gak sadar kepala jadi geleng-geleng sendiri, kok sampe segitunya ya, manusia jakarta punya kreatifitas hehehe

Tapi pagi ini, bukan masalah macet yang kepikiran di otakku. Tapi masalah geleng-geleng kepala itu. Sadar gak sadar, suka gak suka... itu seperti global body language.
Soalnya di sebuah film korea (lupa judulnya), daku pernah ngeliat orang korea itu geleng-geleng demi menyiratkan perasaannya.
Msalah geleng-geleng itu tadi, sebenarnya maknanya sendiri apa ya? Mungkin:
- Ngerasa aneh
- Kesel
Tapi apa kegunaan geleng-geleng tadi ya? Kenapa nggak body languagenya manggut-manggut misalnya?
Kayaknya, bagus juga tuh dibuat dipelajari, buat para psikolog... tolong dong diteliti kenapa manusia gitu.

Btw, di jaman belum ada bahasa (kapan tuh ya, sebelum nabi adam pastinya), gimana ekspresi orang untuk mengungkapkan perasaan yang seperti itu ya?
hihihih... bingung

Tuesday, February 20, 2007

tktq.net (baca tekateki dot net)

Senin (19 Feb 2007)

~ Adegan I (jam 07.30) ~
AJ: Lo pengen puyeng seharian gak?
Gw: Ogah
AJ: Mau dong...
Gw: Moh!!
AJ: Yahh... mau dong
.
. <<-- (maksudnya setelah beberapa percakapan)
.
Gw: Iya deh
AJ: Asikkk....
www.tktq.net
klik linknya, terus ikutin petunjuknya.


Aduh... capek deh.
Dengan berat hati, akhirnya membuka link tersebut.
Hal mana yang kemudian bakal kusesali seumur hidup. Soalnya beberapa jam kemudian, bukan hanya diriku seorang, tapi juga bang haji, candra (walo nyontek mulu), juis, ganjar, bahkan nova (catet nih!!) ikutan buka link tersebut...
Dan hasilnyaaaa... eng ing eng, pala kita-kita berasep bo (kalo gak percaya coba matiin lampu, terus taro gelas panas di atas kepala2 kita, pasti asepnya keliatan jelas) <-- apaan segh???

Asli, tuh link, walo soalnya susyeh-susyeh dan bikin otak pengen meledak, tapi tingkat bikin kecanduannya lumayan tinggi.
Waktu lepel awal-awal sih masih bisa dinalar (n tentu aja cari-cari clue di forumnya hehehe, abis clueless banget), tapi pas level 18, menanjak 19 wiiihhhhh... ampun ampun deh
Tadinya daku sempet nyerah dan memaki-maki diri sendiri, ngapain sih kaya gini... Tapi kok ya nggak bisa berenti hihihihi

~ Adegan II (Jam 16.20) ~
Gw: Your mission's accomplish
AJ: Hah? Maksudnya?
Gw: Iya, bikin gw pusing seharian

Akhirnya, jam setengah 6, daku meninggalkan PC-ku yang masih stuck di level 19...
Untung gak kebawa di mimpi semalem